Melatih Listening Bahasa Inggris

Listening adalah salah satu skill yang paling sulit dipelajari/dilatih. Meskipun demikian, hal ini tidak berarti mustahil. Berikut ini dibahas beberapa cara melatih kemampuan listening bahasa Inggris.

Konsistensi

Konsistensi adalah kunci dari seluruh proses belajar. Tanpa konsistensi, sekuat apapun teman-teman mampu belajar, hasilnya tetap tidak akan maksimal. 

Lebih baik belajar atau berlatih 15 menit sehari namun konsisten dan berulang daripada belajar 10 jam tapi hanya 1 kali sebulan.

Pembelajaran bahasa merupakan keterampilan. Untuk menjadi terampil, teman-teman harus mengedepankan konsistensi. Konsistensi haruslah diatas segalanya. 

Pelan Tapi Pasti

Jangan pernah terburu-buru belajar. Satu hal lagi, belajar itu akrab dengan slip (kesalahan). Jangan terlalu cepat menghakimi diri sendiri ‘tidak bisa’ atau ‘tidak mampu’. Hal ini sanagt rawan dialami oleh mereka yang perfeksionis - yang mana satu kesalahan kecil sudah mampu membuatnya yakin bahwa dirinya tidak bisa, tidak mampu atau tidak berbakat.

Belajarlah secara pelan tapi pasti. Jika teman-teman ingat pertama kali teman-teman menerima bahasa pertama teman-teman dari orang tua atau wali, sangat banyak kesalahan yang teman-teman lakukan saat itu. Kesalahan tersebut tidak membuat teman-teman pata arang. Seiring berjalannya waktu, teman-teman kemudian mampu berbahasa dengan lancar - meskipun tidak benar.

Hal ini perlu teman-teman terapkan kembali dalam belajara bahasa asing. Jika terasa sulit, hal itu wajar dan tidak berarti bahwa teman-teman tidak bisa, tidak mampu, atau tidak berbakat. Ingat, kesalahan adalah sahabat orang yang benar-benar belajar.

Setelah mampu memahami dan mempraktekkan dua cara diatas, teman-teman harus menerapkan langkah-langkah teknis berikut ini.

Media Belajar

Pilihlah media belajar yang paling teman-teman sukai. Jika teman-teman adalah tipikal pelajar auditory dominant (dominan mendengar), maka teman-teman akan sangat diuntungkan dalam hal ini. 

Teman-teman bisa memanfaatkan media seperti Youtube atau Apple Podcast (iOS) dan Google Podcast (Android).  Kedua media tersebut sangat efektif untuk melatih listening karena keduanya banyak dimanfaatkan oleh penutur asli bahasa Inggris (native speaker of English).

Di Youtube misalnya, terdapat banyak sekali channel video yang dikelola langsung oleh native speaker. Teman-teman dapat mencari mereka yang mengulas tema yang teman-teman sukai. Misalnya, jika teman-teman suka atau hobi memasak, carilah channel tutorial memasak di Youtube yang dikelola oleh penutur asli bahasa Inggris (native speaker). Hal ini akan menguntungkan teman-teman dalam dua hal - pertama, teman-teman dapat mempelajari bahasa Inggris yang berkaitan dengan masak-memasak; dan kedua, teman-teman dapat dengan cepat menyerap konten yang dibahas karena konten tersebut adalah konten yang teman-teman minati secara psikologis.